Pengalaman Kuliah

 Pengalaman Kuliah Semester 4


Kaltian Oktaviana
PAI
5/F

Assalammualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Sebelum memulai menceritakan pengalaman saya selama berkuliah di masa pandemi yaitu pada saat semester 4, izin kan saya untuk memperkenalkan diri saya terlebih dahulu agar bisa lebih mengenal saya.. Perkenalkan nama saya kaltian Oktaviana saya biasa di panggil dengan sebutan Vina saja agar lebih simple, saya lahir pada tanggal 24 Oktober 2001 dan sekarang lagi memasuki usia 20 tahun, saya berasal dari kabupaten Kayong Utara tepatnya di desa sungai paduan kecamatan teluk batang. Saya kuliah di Institut Agama Islam Negri Pontianak atau biasa di sebut dengan IAIN dengan mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam ( PAI ) yang berada di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan atau di singkat dengan FTIK yang pada saat ini tengah menduduki semester 5. Alasan saya untuk berkuliah di perguruan tinggi IAIN Pontianak karena ini adalah perguruan tinggi Islam pertama di Kalimantan Barat yang sangat populer dan terkenal sistem pembelajarannya yang berbasiskan dengan syari’at Islam, itu yang membuat saya yakin untuk masuk ke IAIN Pontianak dan ingin meneruskan cita-cita saya untuk menjadi guru agama karena saya dulunya dari SD hingga SMA bersekolah di sekolah swasta yang berada di bawah naungan kementerian agama jadi ada banyak sekali gambaran-gambaran dan pelajaran tentang agama Islam, maka dari itu saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi yang Islami. Sekian perkenalan saya selanjutnya saya akan menceritakan pengalaman saya selama berada di semester 4.

Sebelum memasuki semester 4 saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya pada saat memasuki semester 1,2 dan 3 banyak sekali pengalaman suka dan duka yang telah saya lewati selama kuliah. Pada awal semester 1 saat itu sebelum virus Corona menyerang Indonesia masih melakukan kuliah ofline atau tatap muka, semester 1 adalah masa-masa yang masih malu-malu karena belum banyak mempunyai teman di kampus dan masa-masa dalam mengenal teman-teman. Pada saat itu saya masih sangat takut-takut untuk kulian karena banyak senior bilang bahwa dosen itu banyak yang killer dan mata kuliah nya banyak yang sulit, dan jika mendapatkan nilai yang rendah seperti nilai D dan E maka harus mengulang kembali tahun depan, maka dari itu saya sangat takut sekali tidak lulus dalam pelajaran tersebut. Ternyata setelah di lewati kuliah itu tidak sesulit apa yang saya bayangkan, pelajarannya pun sangat mudah karena banyak sekali mata kuliah yang sama dengan pelajaran saja saat masih sekolah jadi ada sedikit gambaran tentang mata kuliah tersebut, hanya saja pada saat kuliah ini banyak tugas-tugas seperti membuat makalah dan tugas lainnya. Dosennya pun banyak yang baik walaupun ada beberapa saja yang killer tetapi nilai saya tetap aman dan masih mendapatkan nilai A dan B. Mulai dari itu saya sangat suka kuliah, pada saat memasuki semester 2 dan seminggu setelah belajar tatap muka pada saat itulah virus Corona masuk ke Kalimantan Barat terutama kota Pontianak maka dari itu muncul lah himbauan dari gubernur untuk melakukan pembelajaran daring atau belajar dari rumah saja kemudian kampus pun mengeluarkan pengumuman untuk kuliah online selama 2 Minggu. Setelah mendapatkan himbauan itu saya langsung pulang ke desa saya dan melakukan pembelajaran online dirumah, awal-awal kuliah online saya merasa sulit untuk memahami pelajaran karena di desa saya rumayan sulit untuk mengakses internet karena sinyal sering gangguan kadang ada kadang tidak sesuai dengan cuaca dan saya belum memahami bagaimana untuk mendapatkan pelajaran-pelajaran melalui aplikasi-aplikasi. Setelah beberapa bulan kuliah online karena pihak kampus masih menghibahkan untuk kuliah dirumah saya pun mulai memahami bagaimana menggunakan internet dengan baik dan bagaimana menggunakan aplikasi-aplikasi seperti gogle meet, zoom, learning untuk belajar bersama dosen walaupun hanya tatap muka secara virtual, saya pun mulai memahami pelajaran yang telah di ajarkan oleh dosen dan nilai semester 2 pun aman, tetapi saya sangat menginginkan untuk kuliah ofline Agar saya bisa lebih memahami pelajaran tersebut.

Setelah libur semester dan memasuki tahun ajaran baru yaitu semester 3 ada himbauan lagi dari pihak kampus bahwa kita masih melakukan kuliah secara online yaitu dari rumah masing-masing. Pada saat semester 3 pelajaran-pelajaran masih aman-aman saja belum terlalu sulit dan dosen pun tidak terlalu menyulitkan mahasiswa nya, mengerti keadaan mahasiswa yang hidup di kampung dan sangat susah untuk mengakses internet. Pada saat itulah saya menyukai kuliah online karena saya bisa sambil membantu pekerjaan orang tua saya di rumah walaupun saya sangat menginginkan untuk segera kuliah ofline agar saya bisa lebih memahami pelajaran-pelajaran dan bisa langsung bertemu dosen secara tatap muka, karena kuliah online ini banyak sekali kendala-kendala seperti sinyal dan kuota untuk bisa mengakses internet. Tetapi Alhamdulillah dengan banyak sekali hambatan dan kendala saya bisa melewati semester 1,2 dan 3 dengan lancar dan bisa mendapatkan nilai yang tinggi. Sekian pengalaman singkat saya pada saat kuliah di semester 1,2 dan 3, karena yang akan saya bahas sekarang adalah pengalaman kuliah di semester 4 atau semester kemarin, sebenarnya tidak menyangka sekali bisa melewati empat semester dengan secepat ini dan sekarang telah memasuki semester 5. Banyak sekali pengalaman yang saya dapat di semester 4 terutama pada mata kuliah yang benar-benar mengajarkan bagaimana menjadi seorang guru, dan bagaimana cara mendidik siswa sesuai dengan syariat Islam, terutama pada mata kuliah magang 1 ini mahasiswa di tuntut untung datang ke sekolah di desa masing-masing karena saat ini masih melakukan kuliah secara daring atau online maka dari itu saya hanya melakukan observasi sekolah di desa saya sendiri, dan kebetulan sekolah disini melakukan pembelajaran tatap muka. Observasi ini di lakukan untuk meneliti atau mengamati kegiatan proses belajar mengajar yang dilakukan oleh siswa dan guru, kegiatan yang saya amati hanya kegiatan penutup saja seperti apa saja yang dilakukan oleh guru setelah selesai mengajar siswa, Pada saat saya mengamati proses belajar mengajar kegiatan penutup saya bisa mengetahui secara langsung apa saja yang di lakukan setelah guru memberikan buku kepada siswa agar siswa mencatat terkait materi pelajaran, jika mencatat sudah selesai guru bisa langsung memberikan kesimpulan kepada siswa terkait materi yang di pelajari hari ini agar siswa lebih memahami pelajaran hari ini, setelah menyimpulkan materi pelajaran guru bertanya kepada siswa terkait materi hari ini apakah semua siswa ada yang belum memahaminya kegiatan ini biasa disebut dengan post test, kemudian setelah bertanya kepada siswa terkait materi hari ini, dan siswa sudah memahaminya guru kemudian menyampaikan kegiatan berikutnya terkait pelajaran apalagi yang akan di bahas selanjutnya agar siswa dapat mempersiapkannya dan guru juga memberikan PR untuk siswa agar siswa belajar dirumah, setelah menyampaikan kegiatan berikutnya guru langsung menutup pelajaran hari ini dengan mengucapkan hamdalah bersama-sama siswa, dan guru meminta salah satu siswa laki-laki untuk memimpin do'a pulang, setelah berdo'a guru lalu mengucapkan salam dan siswa langsung di suruh untuk pulang ke rumah masing-masing lalu siswa bersalaman dengan mencium tangan guru tersebut. Selain mengamati kegiatan penutup saya juga bisa melihat secara langsung bagaimana guru memberikan pelajaran dengan berbagai metode, strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang di lakukan oleh guru agar siswanya bisa lebih memahami apa yang di sampaikan nya, Dari sinilah saya sadar bahwa menjadi guru bukan hanya sekedar datang lalu menyampaikan dan kemudian pulang, tetapi guru harus menyiapkan terlebih dahulu berbagai macam cara mengajar agar siswa memahami pelajaran dan merasa senang untuk belajar. Selain mata kuliah magang 1 saya juga sangat menyukai mata kuliah psikologi perkembangan peserta didik yaitu mata kuliah tentang suatu ilmu yang membahas tentang tingkah laku manusia yang sedang dalam masa perkembangan mulai dari lahir hingga meninggal, mata kuliah ini sangat penting untuk di pelajari oleh mahasiswa yang ingin berprofesi sebagai guru agar kita sebagai pendidik itu tau bagaimana perkembangan peserta didik. Setelah belajar mata kuliah ini saya mengetahui apa saja tahapan perkembangan peserta didik pada masa kanak-kanak, remaja awal, remaja akhir hingga dewasa, dan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan peserta didik seperti faktor internal yang berasal dalam diri peserta didik itu sendiri dan faktor eksternal yang berasal dari lingkungan keluarga atau lingkungan sekolah. Saya juga mengetahui apa saja karakteristik perkembangan psikofis peserta didik yang mencakup perkembangan fisik dan psikomotorik peserta didik, perkembangan kognitif dan bahasanya, perkembangan emosionalnya, perkembangan moral dan kepribadian dan perkembangan konsep dalam diri peserta didik serta permasalahan-permasalahan yang terjadi kepada peserta didik terutama anak usia dini hingga anak usia SD. Maka dari itu saya mendapatkan gambaran bahwa mempelajari psikologi ini penting karena dari sinilah kita bisa tau bagaimana mendidik peserta didik sesuai dengan usianya dan perkembangannya. Selanjutnya setelah mempelajari mata kuliah magang dan psikologi perkembangan saya juga mempelajari mata kuliah media pembelajaran PAI mata kuliah ini membahas tentang Media pembelajaran yang merupakan alat atau media yang digunakan dalam pembelajaran sebagai alat untuk membantu guru dalam mengajar agar siswa juga bisa lebih memahami pelajaran. Dalam mata kuliah ini saya bisa mengetahui bahwa media pembelajaran harus didesain dan dikembangkan secara baik, tidak hanya di gunakan begitu saja tetapi harus di kembangkan, media pembelajaran yang bisa di gunakan seperti media visual yaitu media yang hanya bisa di lihat oleh mata saja seperti media gambar yaitu gambar-gambar yang berhubungan dengan materi pelajaran yang di sampaikan ke peserta didik, kemudian ada media cetak seperti buku pelajaran atau modul, poster dan lainnya. Kemudian ada media audiovisual seperti video terkait materi pelajaran, radio dan film dan infocus, media-media ini sangat penting digunakan dalam setiap proses belajar mengajar agar lebih membantu guru dalam memberikan pelajaran. Ilmu yang dapat saya ambil dari mata kuliah ini bahwa kita sebagai guru harus benar-benar membuat media pembelajaran yang mudah di pahami oleh siswa. Tetapi tidak semua media pembelajaran cocok digunakan dalam proses pembelajaran, maka dari itu perlu dilakukan pertimbangan dalam memilih media supaya penggunaan media pembelajaran tersebut benar dan tepat. Media yang digunakan guru harus tepat dan sesuai dengan tujuan pembelajaran agar media tersebut lebih bermanfaat. Selain mata kuliah media pembelajaran ada juga mata kuliah yang sangat penting bagi seorang guru yaitu mata kuliah strategi pembelajaran yang membahas tentang apa saja strategi-strategi yang bisa digunakan pendidik untuk melakukan proses belajar mengajar dengan melakukan suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran bisa dicapai secara efektif dan efisien dengan metode-metode pembelajaran, strategi pembelajaran yang di lakukan oleh guru harus mengedepankan pola berpikir siswa, sehingga pembelajaran ini lebih bertumpu pada pengembangan kemampuan siswa dalam berpikir melalui sebuah fakta maupun pengalaman. Strategi pembelajaran harus benar-benar di pilih sesuai dengan materi pelajaran yang akan di ajarkan oleh guru kepada siswa nya. Selanjutnya yang saya pelajari adalah mata kuliah evaluasi pembelajaran yaitu tentang bagaimana cara mengevaluasi kemampuan siswa dalam belajar lalu kemudian di tulis ke rapor masing-masing siswa, mata kuliah evaluasi pembelajaran juga mengajarkan saya sebagai guru bagaimana cara membuat soal-soal ulangan dengan baik dan benar. Selain mata kuliah ada lagi mata kuliah yang sangat penting untuk di lakukan seorang pendidik dalam melakukan proses pembelajaran seperti mata kuliah manajemen pendidikan yang membahas bagaimana manajemen-manajemen di sekolah, kemudian mata kuliah statistik yang sangat penting juga karena mata kuliah ini mengajar kan pendidik untuk menghitung rata-rata nilai atau menghitung jumlah yang lainnya secara cepat. Selanjutnya ada mata kuliah pengembangan materi Pai dan pengembangan kurikulum yang sangat penting untuk di pelajari seorang mahasiswa sebelum terjun kedalam dunia pendidikan. Semester 4 adalah semester yang cukup sulit menurut saya karena harus benar-benar memahami pelajaran yang di beri kan dosen karena di semester ini mahasiswa di berikan gambaran-gambaran bagaimana menjadi guru, dan apa saja yang harus di lakukan sebelum terjun ke dunia pendidikan. Sebenarnya saya sangat ingin kuliah offline karena kuliah online menjadi tidak kondusif dengan banyak sekali penggunaan berbagai macam aplikasi untuk kuliah online yang membuat bingung sendiri, dan kadang pun ada dosen yang masih bingung juga dengan pengoperasian aplikasi tersebut, apalagi setiap mahasiswa berada di kampung masing-masing dan memiliki kendala yang berbeda-beda sehingga menyebabkan suasana perkuliahan menjadi tidak kondusif. Mata kuliah semester 4 ini pun cukup sulit karena saya takut tidak bisa lulus apalagi banyak sekali tugas-tugas yang di berikan dosen sehingga saya susah untuk membagi waktu dan mendapatkan nilai rendah apalagi ada beberapa senior yang mengulang mata kuliah yang masuk ke dalam kelas saya itu juga yang membuat saya takut dan saya berpikir negatif bahwa saya akan mengulang juga, selain keluhan banyak juga manfaat-manfaat yang saya dapatkan saat kuliah online karena bisa di lakukan kapan pun dan di mana pun dan waktu perkuliahannya pun fleksibel sesuai kesepakatan dengan dosen, kuliah online pun menurut saya lebih hemat karena cuman tanggungannya di kuota saja karena kuliah di rumah dan biaya makan pun tidak perlu di pikirkan karena makan sama sama dengan orang tua, kuliah online juga agak santay karena bisa sambil membantu orang tua bekerja. Sebenarnya baru kerasa sih kalau virus corona ini sudah mengubah semua sendi kehidupan, semua aktivitas dilakukan secara online, karena adanya larangan keluar rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus yang telah menelan banyak korban. Sehingga konsep pendidikan juga berubah, tadinya proses belajar mengajar dilakukan secara tatap muka, sekarang menggunakan berbagai aplikasi-aplikasi untuk belajar, dan sekarang banyak juga mahasiswa yang mulai mengeluhkan proses perkuliahan yang dilakukan secara daring atau online. Mulai adanya rasa bosan dengan sistem ini, dan banyaknya tugas yang diberikan dosen, kemudian adanya kerinduan untuk bertemu dengan kawan-kawan serta ingin merasakan kuliah tatap muka yang menurut mereka sangat membantu dalam memahami ilmu secara efektif. Saya juga kebingungan apabila mendapat tugas dari dosen, karena semua dosen kasih tugas dan tugasnya itu sangat banyak, dan yang lebih membingungkan lagi kadang-kadang tugas diberikan sudah melebihi kapasitas belum siap tugas yang satu, terus muncul lagi tugas yang lain, itu belum lagi tugas saya di rumah, di rumah saya harus disiplin membagi waktu antara membuat tugas perkuliahan dan membantu pekerjaan orang tua di rumah. Ada juga teman-teman yang mengeluhkan sinyal internet yang tidak stabil ketika sedang mengikuti perkuliahan secara daring, sehingga banyak materi yang tidak dipahaminya akibat terputusnya jaringan internet sehingga ada teman-teman yang selalu meminta tugas dan jawaban ke saya dan kadang itupun membuat saya agak resah sekali, tetapi jika tidak dikasi kasihan juga karena dia mempunyai kendala sinyal. Sebenarnya suka juga sih kuliah online apalagi ada teman yang satu daerah satu jurusan tetapi beda dosen jadi otomatis tugas nya pun berbeda ada yang disuruh membuat video mengajar dan minta bantu saya untuk menjadi siswa nya dan itu membuat saya suka dan bisa sama sama belajar. Tetapi Alhamdulillah saya bisa melewatinya walaupun masih kuliah online atau daring saya bisa memahami apa yang di sampaikan oleh dosen walaupun banyak sekali kendala sinyal untuk mengakses internet dan keterbatasan kuota dan uang tetapi dosennya juga mengerti keluhan-keluhan mahasiswanya, sehingga saya masih bisa bertahan hingga semester 5 ini dengan nilai yang tinggi dan akhirnya terbayar sudah perjuangan melewati 4 semester dengan pengalaman yang berbeda-beda, selain mencari informasi tentang pelajaran di internet saya juga sering mengikuti webinar dan kajian-kajian yang di selenggarakan organisasi dalam kampus atau juga wabinar yang di selenggarakan organisasi di luar kampus dan biasa nya yang menjadi narasumber itu dosen jadi ada sedikit wawasan dan pengetahuan yang saya dapatkan dalam mengikuti webinar.

Walaupun banyak yang bilang kalau semester 4 adalah masa-masa susah dan mungkin banyak yang mengulang di mata kuliahnya tetapi saya sangat bersyukur sekali masih bisa melewatinya. Sekian pengalaman saya yang bisa saya cerita kan pada saat menduduki di semester 4, dan sekarang sudah berada di semester 5. Banyak sekali harapan-harapan saya untuk semester 5 terutama saya ingin sekali merasakan kuliah offline lagi agar bisa langsung tatap muka bersama dosen dan betemu dengan teman-teman semuanya di kampus, dan bisa berdiskusi secara langsung seperti kuliah pada umumnya karena ini sudah memasuki semester 5 , tentu harus lebih benar-benar memahami pelajaran bukan hanya mendengarkan, bertanya, diam kemudian mengerjakan tugas tetapi pelajaran tidak ada yang menyangkut di otak, maka dari itu saya ingin kuliah offline karena di semester ini saya bisa lebih serius lagi dalam belajar agar bisa untuk lulus tepat waktu tanpa hambatan apapun. Banyak sekali mahasiswa yang mulai merindukan kampus dan berharap agar perkuliahan bisa berjalan lancar seperti pada umumnya. Jika di semester ini masih kuliah online saya berharap lebih kepada para dosen untuk meningkatkan lagi penguatan materi tentang mata kuliah semester ini bukan hanya menjelaskan dan memberikan tugas saja, dan semoga dosen mendengarkan keluhan-keluhan mahasiswa terkait kendala-kendala saat perkuliahan berlangsung. Penggunaan WhatsApp Grup diharapkan lebih banyak digunakan karena tidak terlalu besar dalam menghabiskan kuota dan terakhir harapan kami mahasiswa adalah memperoleh instruksi yang jelas dan disertai contoh yang diberikan oleh dosen dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen dan dari segi penilaian atau assessment diharapkan dosen dapat berlaku adil dan menghargai usaha dari para mahasiswanya. Kemudian harapan saya semoga sering-sering mendapatkan bantuan kuota dari kampus maupun dari pemerintah selama masa perkuliahan jarak jauh berlangsung. Sekian pengalaman dan harapan-harapan saya untuk perkuliahan di semester 5 ini semoga bisa terwujud dan lancar selalu. Well, terakhir saya ingin menyampaikan sedikit motivasi bagi siapa saja yang membaca ini, buat kalian para mahasiswa dan mahasiswi yang saat ini sedang merantau jauh dari orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tingga, jangan lupa selalu ingat orang tua kalian di rumah ya guyss yang susah payah biayain kuliah kalian, biayain kost kalian, memberi uang jajan kalian agar kalian bisa merasakan kehidupan enak di tanah rantau, padahal kita gak tau kalau orang tua dirumah itu nggak makan hanya sibuk kerja demi kita agar kita bisa sukses. Jadi pergunakan lah waktu kalian dengan sebaik mungkin jangan sampai mengecewakan orang tua kalian. Next ini motivasi sebenarnya buat saya sendiri tapi saya ingin berbagi sama kalian agar kita bisa sama-sama memperbaiki diri kita untuk lebih giat lagi belajar agar kita bisa menjadi orang yang sukses. Meski begitu, bagi kamu yang mampu untuk merantau, jangan takut pergi jauh dari rumah. Jauh dari rumah mengajarkan kamu untuk tumbuh menjadi orang yang lebih luas dalam hal pengalaman dan guys, jangan jadi mahasiswa yang hanya kuliah lalu pulang. Ingat deh, IPK hanyalah sebuah batu loncatan untukmu agar diterima dalam tahap kerja saja, dan IPK hanya sebagai angka bahwa kamu telah menyelesaikan suatu pelajaran dengan baik tetapi bukan berarti dengan mendapatkan IPK yang tinggi kamu menjadi orang yang paling pintar, karena orang pintar bukan berdasarkan IPK yang tinggi tetapi pengetahuan yang di milikinya dan pada saat kita sudah memasuki dunia kerja juga kebanyakan orang akan bertanya mengenai pengalaman kita selama kuliah apakah mengikuti kegiatan organisasi dan pasti akan menguji kita dengan pengetahuan yang kita miliki. Bagi yang masih berjuang hingga saat ini tetap semangat ya jangan mudah menyerah demi orang tua kita, dan jangan main-main saat kuliah, jangan hanya datang untuk kuliah kemudian pulang, isilah kegiatan-kegiatan kalian dengan mengikuti organisasi-organisasi dalam maupun luar kampus agar wawasan yang kita miliki lebih luas lagi. 
Next terus berusaha untuk menjadi manusia yang berilmu dan beradab, semoga kita bisa sukses semua guys..

Itulah sedikit cerita, pengalaman, harapan, dan motivasi dari saya semoga bisa membantu dan memberikan sedikit gambaran tentang perkuliahan ini..

Sekian... Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Komentar